label

  • Intro (1)
  • Patah Hati (3)
Tampilkan postingan dengan label Patah Hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Patah Hati. Tampilkan semua postingan

Jumat

Filosofi Bonggol

     Gunungkidul Handayani (kenapa setiap yang aku tuliskan selalu ada unsur tentang dia) salah satu kabupaten yang berada di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta adalah tempat yang pernah aku tinggali selama dua setengah tahun. Aku sudah sering kesana ketika sedang libur sekolah karena disana kampung halaman bokap, selama masa liburan itu tidak meninggalkan kesan terlalu banyak tentang Gunungkidul selain sambutan hangat simbah simbok dan cium sana cium sini. Ada satu waktu bokap mempunyai keinginan untuk pindah permanen ke Gunungkidul, setelah diskusi panjang dan pertengkaran pindah atau tidak antara bokap dan nyokap diakhiri dengan kesepakatan pindah tapi jika tidak betah langsung balik lagi ke habitat asalnya. Aku tidak mengerti persis kenapa bokap ingin pindah kesana mungkin karena masih kecil juga dan tidak terlalu mengerti soal pengambilan keputusan tapi aku dapat bocoran bahwa keinginan pindah itu didasari dengan kondisi ekonomi yang sulit susah cari penghasilan (btw bokap gua pedagang) dengan harapan disana banyak sedulur yang bisa bantu (tapi ternyata tidak juga haha).

     Gunungkidul dengan luas wilayah 1.485,36 km2 dengan didominasi oleh perbukitan dan pegunungan kapur yang dikenal sebagai daerah tandus dan sering mengalami kekeringan di musim kemarau namun dengan mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani, kenapa bisa daerah yang tandus dengan tingkat kesuburan dan ketersediaan lahan sedikit masyarakatnya bekerja sebagai petani? Dari pertanyaan itu aku bisa ambil jawaban ngawur bahwa masyarakat Gunungkidul mandiri dan pantang menyerah atau bukan masyarakatnya tapi tanamannya, walaupun lahannya sedikit tanahnya tidak subur dan sering kekeringan tapi ia mampu tumbuh dan menjadi sumber kehidupan bagi semua orang. Ada tiga hasil panen yang bisa aku ingat yaitu kacang tanah, jagung dan singkong, dan singkonglah yang menjadi inspirasi aku membuat tulisan ini.

      Jagung dan kacang tanah ditanam dengan cara yang sama yaitu dengan membenamkan bijinya kedalam tanah yang sudah diberi pupuk, sedangkan singkong atau ketela ditanam dengan cara menancapkan batangnya ke tanah lalu mematahkannya (bahasa pertaniannya stek batang) 1 batang singkong dengan panjang 1 meter atau lebih bisa dipotong menjadi 5 sampai 7 bagian.

     Ia terlihat rapuh ketika baru pertama kali patah dan jatuh dengan mudah jika tidak sengaja tersenggol orang yang lewat, ketika akarnya mulai memperkuat ia untuk mampu berdiri tegak dan daun daun hijau nan segar mulai tumbuh. Entah bagaimana ia bisa bertahan setelah dipatahkan? ia tumbuh dengan gagah, berdiri paling keras diantara jagung dan kacang tanah. Meskipun diterpa angin kencang ia tetap tumbuh menjadi pohon yang kokoh, dengan pijakan akar yang kuat, seperti halnya pohon kelapa yang kuat dan berdiri gagah tapi pohon kelapa tidak pernah dipatahkan. Aku ingin seperti bonggol (sebutan untuk batang pohon singkong yang dipatahkan untuk kemudian dibiarkan tumbuh menjadi pohon singkong yang kuat dan berdiri kokoh) meski telah dipatahkan tetapi tetap mampu berdiri tegak dan kuat.


Rabu

Puisi patah hati penyemangat hati

     Sudah dua hari ini rasanya setiap detik hanya memikirkan dia (masih orang yang sama), padahal aku sudah cukup terbiasa dengan itu. Tidak tau kenapa ini yang paling parah, biasanya hanya ketika bangun tidur dan hendak tidur pikiran tentang dia ada. Setiap detik perasaan dan pikiran ini seperti roller coaster meski belum pernah naik roller coaster tapi tau lah kalau roller coaster itu naik turun, hehe. Perasaan ini seperti roller coaster, sekarang tersenyum satu detik kemudian aku menangis, satu detik lagi aku takut, satu detik setelah itu aku kecewa, lagi setiap satu detik perasaan dan pikiran ini berubah. Aku mulai bertanya apakah ini wajar?

     Lelah setelah 8jam bekerja tidak cukup untuk bisa memberi perintah tubuh dan pikiran untuk istirahat. Tubuh sudah merebah diatas kasur lantai tipis dan bantal yang sedikit lembab akibat air mata yang kemarin, namun di kepala masih ada saja dia yang berlarian. seperti kemarin aku mulai membuka Smartphone dan mulai mencari puisi patah hati. Orang-orang bilang jika kita sedang galau jangan pernah tebawa suasana jangan pernah mendengarkan lagu galau, jangan pernah mendengarkan puisi-puisi galau, jangan pernah menonton film galau. Perbanyaklah kegiatan fisik, perbanyaklah menonton dan mendengarkan semangat motivasi untuk move on dan memulai kehidupan yang baru. Tetapi aku terlalu malas keluar dan terlalu letih untuk melakukan kegiatan fisik, aku terlalu muak dengan video orang-orang yang seolah kuat menghadapi kondisi galau ini. sudah muak dengan "kalau jodoh ngga bakal kemana" come on its my real life! jodoh memang ngga bakal kemana tapi apakah tidak ada yang bisa aku lakukan untuk jodohku? Apakah cukup dengan menunggu dan tidak mempersiapkan kedatangannya? entahlah

      Aku mulai dengan keyword "puisi patah hati", aku mulai bertanya apakah ada orang selain aku yang merasa lebih kuat dan tahu apa yang harus dilakukan setelah mendengar puisi patah hati ini. Ternyata yang dikatakan orang lain tentang jangan mendengarkan puisi galau ketika sedang galau itu tidak berlaku untukku. Aku malah menjadi kuat dan mengerti akan apa yang aku lakukan dengan kondisi patah hati ini. Tentu puisi patah hati yang membuat kuat adalah puisi patah hati yang isinya sesuai dengan kondisi aku saat ini, bukan hanya tentang kalimat puitis yang indah. 



        "Setelah semua ini berlalu - boy candra," yang dibacakan oleh mba tia menjadi pembuka puisi patah hati disaat kondisi galau parah akibat selalu memikirkan dia. meski yang menyampaikannya perempuan tapi Semua kata dan kalimatnya sangat dekat denganku.



     Aku semakin tahu dan mengerti harus perbuat apa dengan kondisi patah hati saat ini. melalui "kamu hanya orang asing yang pernah datang di satu ingatan". Narasi ini semakin memantapkan persepsi ku bahwa tidak semua puisi patah hati menjebak kita dalam kondisi patah hati. Puisi patah hati juga dapat memberikan petunjuk dan gambaran tentang apa yang bisa kita lakukan jika tengah patah hati. Bukan hanya kata-kata dan kalimat basi. Sebetulnya masih banyak video dari chanel MediakitaTV yang hampir semua sesuai dengan kondisi aku saat ini, tapi tidak mungkin aku masukan semua disini.

     Satu video motivasi tentang cinta dari Merry Riana menambah gambaran dan petunjuk aku harus apa dengan patah ini. Bukan bertanya dan meratapi kenapa begini? kenapa pikiran tentang dia yang sudah menyakitiku masih saja ada? Aku berhenti bertanya dan mulai melakukan apa yang bisa aku lakukan. Mungkin yang sering tersakiti di video-video itu adalah perempuan, jadi pembaca narasi dan subjeknya adalah perempuan, dan  aku sebagai laki-laki terlalu lemah jadi akulah yang tersakiti hihi. Tapi tak apalah laki-laki juga berhak sakit hati. Tinggal memposisikan diri saja bahwa narasi itu memang untukku. Tinggal diganti "is she the one?"


     It's not finding THE ONE but preparimg yourself to be THE ONE. Setidaknya point itu yang aku dapat dari video Merry Riana itu. Semua video-video diatas dengan kalimat dan kata-katanya menjadi motivasi untukku dalam menghadapi patah hati ini, aku harus move on aku harus menerima dan mengikhlaskan dia, aku harus kuat, dan aku harus bahagia tanpa dia. Sampaiiiii aku klik video yang membangkitkan harapan bahwa jika Tuhan menghendaki, dia pasti kembali, membuat aku percaya kalimat basi "jodoh ngga akan kemana" membuat aku berharap bahwa Tuhan akan mempertemukan kita lagi dan semoga dia telah berubah menjadi pribadi yang baru dan aku tidak patah hati lagi. Emang dasarnya masih sayang aja hehe.


                                     

Senin

Lebih cinta ALLAH apa dia?

     Meski aku hanya patah hati satu kali (karena yang sebelumnya cuma retak dan belum patah) orang-orang melihatku seakan selalu patah hati. Karena patah hati ini merupakan patah hati paling berkesan semenjak aku lahir, patah hati ini mengajarkanku tentang kesalahan mencintai orang yang belum tepat. Aku tidak pernah menyalahkan siapapun dan apapun, aku tidak menyalahkan cinta, aku tidak menyalahkan dia, aku tidak menyalahkan takdirNya. Aku yakin semua ini terjadi atas kehendakNya.

     Suatu malam ketika pikiranku hilang kontrol aku mulai memikirkannya lagi, dia yang membuatku patah hati. Aku mencoba untuk tenang dan secara sadar sepertinya aku butuh teman untuk mengalihkan pikiran. Chat orang yang namanya mirip dengan dia kayanya seru. Kita mulai chat dari mulai basa-basi kenapa belum tidur tengah malam begini sampai pertanyaan klise "kamu lagi apa?". Dan mulailah bahasan galau itu.

     "Saran gue lupain dia ya, sedikit yang gue tahu kayanya patah hati elu cukup menyakitkan. Kalau dia bukan buat elu berarti dia tidak cukup baik buat elu, kalau dia memang buat elu pasti ada waktunya" waaah hebat sekali anda haha, begitulah nasehat standar tapi cukup membantu. aku menjawab "Itu udah gua lakuin 4th yang lalu".

     Kemudian dia meminta ijin untuk bertanya lagi "cinta elu lebih besar ke dia apa Allah?", pertanyaan cukup menggeltik mungkin kalau aku anak yang belum akhil balig cuma iya iya saja, tapi untuk ukuran 22th aku sudah cukup untuk punya prinsip dan pemahaman sendiri mengenai suatu hal. Lalu aku menjawab kalau itu pertanyaan yang sulit, dia mengelak dan bertanya sulit darimana itu pertanyaan tergampang. "jangan dibales dulu, gue mau ngetik agak panjang" . . .


"Pertama, cinta kepada Allah
tidak bisa kita samakan dengan cinta kepada manusia

Mungkin kamu bertanya seperti itu karena
JANGAN MENCINTAI MANUSIA LEBIH DARI CINTAMU
KEPADA ALLAH, MENCINTAI MANUSIA LEBIH DARI ALLAH
AKAN MENYAKITIMU

Kedua, aku punya pemahaman lain
Bahwa cinta kepada Tuhan tidak bisa disamakan dengan
cinta kepada manusia

Karena cinta kepada Tuhan harus suci dan pasti lebih mulia
dari cinta kepada manusia. Tidak sebanding jika pertanyaannya
lebih cinta dia atau Allah

Untuk orang yang beragama
CINTA KEPADA TUHAN ITU MUTLAK DAN NOMOR 1